Cegah Covid-19, DPR Minta Pemudik Isolasi Mandiri di Kampung Halamannya

Home / Berita / Cegah Covid-19, DPR Minta Pemudik Isolasi Mandiri di Kampung Halamannya
Cegah Covid-19, DPR Minta Pemudik Isolasi Mandiri di Kampung Halamannya Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Melki Laka Lena (FOTO: dpr.go.id)

TIMESDENPASAR, JAKARTA – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Melki Laka Lena mengimbau kepada masyarakat Jakarta dan sekitarnya yang telah mudik di tengah pandemi Covid-19 atau virus corona agar dapat mengisolasi diri sesampainya di kampung halaman.

Menurutnya langkah tersebut harus dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona dari Ibu Kota ke daerah lainnya. Mengingat, Jakarta saat ini adalah wilayah dengan korban positif corona terbanyak di Indonesia.

"Yang paling penting adalah seluruh yang datang dari zona merah kaya DKI atau Jabodetabek, itu balik ke kampung harus terdata dengan baik. Kemudian mereka harus didata oleh RT/RW setempat ataupun lurah, kepala desa setempat," ujar Melki kepada wartawan di Jakarta, Jumat (27/3/2020).

"Kemudian mereka diminta isolasi selama 14 hari, isolasi 14 hari di tempat mereka masing-masing untuk melakukan karantina diri di kampung ya," imbuh legislator asal Partai Golkar tersebut.

Dia menekankan pemudik untuk tidak melakukan kontak langsung atau menerapkan social distance dengan masyarakat di kampung halaman mereka. Pemudik pun dianjurkan agar melaporkan bila mengidap gejala penyakit Covid-19 kepada tenaga medis setempat.

"Jadi mereka dilarang untuk hadir di pesta-pesta, hadir di tempat umum. Intinya dimana orang-orang berkumpul di kampung itu," terang Melki.

Jika mereka tak menerapkan hal demikian, maka bisa saja mereka diberikan sanksi hukum oleh aparat penegak hukum. Mengingat mereka berpotensi menyebarkan virus corona di kampung halamannya.

"Mesti harus ada pemberlakuan tegas buat orang yang balik ke kampung tapi mereka tidak melaksanakan isolasi mandiri. Andai kata mereka ditegur tidak ikut juga, harus diambil tindakan hukum sama petugas keamanan. Ya harus lewat tindakan hukum, aparat pasti paham lah," tandas Melki, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com